— Manchester – Meskipun mengalami kekecewaan di Piala Dunia 2026, kiper muda Belgia, Senne Lammens, diprediksi akan muncul sebagai penjaga gawang yang lebih baik berkat pengalamannya. Kesalahan yang dibuatnya dalam turnamen tersebut diyakini akan memperkuat mentalnya.

Pemain berusia 24 tahun ini melakoni debutnya di Piala Dunia saat Timnas Belgia berhadapan dengan Spanyol di babak perempatfinal. Lammens masuk menggantikan Thibaut Courtois yang mengalami cedera di babak kedua, ketika pertandingan masih imbang.

Namun, kiper Manchester United itu harus menelan pil pahit setelah melakukan blunder yang berujung pada gol kemenangan Spanyol di menit-menit akhir waktu normal. Lammens gagal mengantisipasi bola sepakan jarak jauh dari Pau Cubarsi, yang kemudian dengan cepat disambar oleh Mikel Merino dari dalam kotak penalti.

Kekalahan 1-2 dari Spanyol ini membuat Belgia harus tersingkir dari Piala Dunia 2026. Meskipun demikian, Manchester United tentu berharap Senne Lammens dapat mengulangi performa gemilangnya seperti musim lalu.

Musim sebelumnya, Lammens memimpin daftar kiper dengan penyelamatan terbanyak (6,39 gol yang digagalkan), meski hanya mencatatkan delapan clean sheet dari 32 penampilan di Premier League.

Rekan setimnya di Manchester United, Tom Heaton, meyakini bahwa Lammens tidak akan terpengaruh secara negatif oleh blunder di Piala Dunia 2026. “Itu sudah pasti sebuah momen yang menantang untuk dia, tapi saya kira begitulah kehidupan kiper itu,” ujar pemain berusia 40 tahun itu seperti dilansir ESPN.

Heaton menambahkan, “Sesaat setelah Anda mengenakan sarung tangan dan menjaga gawang, Anda harus siap untuk menghadapinya. Pastinya dia siap. Saya sebenarnya merasa dia akan jadi lebih kuat karena insiden itu.”

Lebih lanjut, Heaton memuji karakter Lammens. “Saya rasa kepribadian dia itu fantastis untuk seorang kiper, jadi tidak ada masalah di situ. Sudah pasti blunder itu mengecewakan untuk dia, tapi terus terang saya pikir hal itu akan membantu dia untuk jangka panjang,” pungkasnya mengenai Senne Lammens.