— Miami – Perjalanan Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 telah berakhir. Namun, sorotan justru tertuju pada salah satu pemain seniornya, N’Golo Kante, yang seolah terlupakan sepanjang turnamen.

Prancis mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah 4-6 dari Inggris dalam perebutan posisi ketiga di Miami Stadium pada Minggu (19/7) dini hari WIB. Setelah laga tersebut, banyak pihak membicarakan nasib N’Golo Kante.

Gelandang veteran Prancis ini sama sekali tidak diturunkan oleh pelatih Didier Deschamps dalam delapan pertandingan yang dilakoni Prancis di Piala Dunia 2026. Kante dibawa ke turnamen ini setelah sempat absen empat tahun sebelumnya karena cedera.

Kante dipersiapkan sebagai salah satu opsi gelandang Prancis, bersaing dengan bintang-bintang muda seperti Warren Zaire-Emery, Aurelien Tchouameni, dan Manu Kone. Namun, ia tidak mendapatkan kesempatan bermain semenit pun.

Kante menjadi satu dari empat pemain Prancis yang tidak diturunkan sama sekali, bersama bek Lucas Hernandez dan dua kiper, Robin Risser serta Brice Samba, yang hanya menghuni bangku cadangan.

Banyak pihak menyayangkan keputusan Deschamps yang tidak memainkan Kante, bahkan di laga perebutan tempat ketiga. Keputusan ini disorot, terutama karena Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi ajang internasional terakhir bagi Kante.

Saat ini berusia 35 tahun, Kante banyak dianggap telah melewati puncak performanya, terutama untuk bersaing di level Piala Dunia. Padahal, Kante merupakan sosok yang sangat berjasa bagi Prancis.

Ia adalah pahlawan saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Kala itu, Kante menjadi andalan di lini tengah dan perannya sangat krusial. Skuad Prancis bahkan memberikan penghormatan khusus kepada gelandang mungil namun bertenaga itu saat merayakan gelar juara.

Sepanjang kariernya bersama timnas Prancis, Kante telah mengoleksi 69 caps. Ia berkontribusi besar dalam kemenangan Piala Dunia 2018 dan membawa Prancis menjadi runner-up Euro 2016.

Kini, pahlawan Prancis itu harus menerima kenyataan terlupakan di Piala Dunia 2026. N’Golo Kante tidak mendapatkan kesempatan untuk tampil, bahkan untuk sekadar mengucapkan selamat tinggal dalam sebuah pertandingan terakhirnya bersama negaranya.