Jurnal Indonesia — BADUNG, BALI – Seorang peternak di Kabupaten Badung, Bali, bernama I Gusti Ketut Wakya (57) dilaporkan kehilangan ratusan ekor bebek yang dipeliharanya. Pencurian ini terjadi di area persawahan Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, dan diperkirakan menyebabkan kerugian hingga belasan juta rupiah.
Kepala Polsek Mengwi Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa mengonfirmasi hilangnya 280 ekor bebek dari dua lokasi persawahan yang berbeda. “Kami sudah cek dua lokasi sawah di Sembung bareng tim sama Bhabinkamtibmas. Total ada 280 ekor bebek yang hilang dan kerugiannya ditaksir sekitar Rp 18 juta,” ujar Kompol Rai.
Ketut Wakya, yang memelihara sekitar 1.000 ekor bebek, baru menyadari jumlah ternaknya berkurang drastis setelah melakukan pengecekan rutin pada pertengahan Juli 2026. Kejadian bermula ketika korban mengetahui 200 ekor bebeknya hilang di sawah sebelah barat Setra Desa Adat Sembung pada hari Sabtu. Selang beberapa hari, tepatnya pada hari Selasa, korban kembali kaget mendapati 80 ekor bebek lagi hilang di lokasi dekat toko obat Sari Gundi.
Berdasarkan dugaan awal pihak kepolisian, pelaku melancarkan aksinya secara bertahap dengan memanfaatkan kondisi persawahan yang sepi pada malam hari. Polisi menduga pelaku sudah mengetahui seluk-beluk lokasi, jumlah ternak, serta ritme aktivitas di area tersebut.
Untuk menindaklanjuti kasus ini, Polsek Mengwi telah mengumpulkan keterangan awal dari pelapor dan seorang saksi bernama Wayan Marini (46). Tim Reskrim masih melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku dan mengamankan barang bukti yang terkait dengan pencurian tersebut.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.