Jurnal Indonesia — JAKARTA – PT PLN (Persero) Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (Pusharlis) terus berupaya memperkuat tata kelola perusahaan melalui penerapan sistem Archive Service Hub (ASH). Langkah ini merupakan bagian integral dari agenda transformasi digital PT PLN (Persero) di sektor pengelolaan arsip.
Implementasi ASH dirancang sebagai strategi utama untuk mewujudkan sistem manajemen arsip yang modern, terintegrasi, dan terdigitalisasi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas proses bisnis dan pada akhirnya mendongkrak kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Sebagai unit yang memegang peranan krusial dalam menjaga keandalan aset ketenagalistrikan nasional, PLN Pusharlis memandang pengelolaan arsip yang baik sebagai fondasi operasional yang tak tergantikan. Pengelolaan arsip yang tertib, sistematis, dan digital tidak hanya menjamin keamanan serta kemudahan akses informasi, tetapi juga secara signifikan memperkuat akuntabilitas, mempercepat pengambilan keputusan, dan mendukung perwujudan tata kelola perusahaan yang kian optimal.
Dalam pelaksanaannya, PLN Pusharlis telah menyiapkan sebuah Record Center di Kantor Induk PLN Pusharlis, yang berlokasi di Jalan Banten No. 10, Bandung. Fasilitas ini telah dilengkapi dengan sarana yang memenuhi standar pengelolaan arsip perusahaan dan terintegrasi penuh dengan aplikasi ELARCH. Hal ini memastikan bahwa seluruh proses penyimpanan, pencarian, hingga pengelolaan informasi perusahaan dapat berjalan lebih efektif, aman, dan mudah untuk ditelusuri.
Manager Aset Properti, Komunikasi dan Umum PLN Pusharlis, Ghani Novianto, menyatakan bahwa implementasi Archive Service Hub merupakan manifestasi komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola sekaligus mendukung agenda transformasi digital PLN. “Arsip merupakan aset informasi yang memiliki nilai strategis bagi perusahaan. Melalui implementasi Archive Service Hub, kami ingin memastikan setiap dokumen perusahaan dikelola secara profesional, terdigitalisasi, mudah diakses, serta mampu mendukung proses bisnis yang lebih cepat, akurat, dan akuntabel. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja PLN Pusharlis secara berkelanjutan,” ujar Ghani dalam keterangan resminya, Jumat (17/7/2026).
Selain menyediakan infrastruktur pendukung, implementasi ASH juga berfokus pada penguatan budaya tertib arsip di lingkungan PLN Pusharlis. Hal ini dicapai melalui penerapan standar pengelolaan arsip yang lebih terstruktur. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung implementasi manajemen kearsipan yang selaras dengan transformasi digital PT PLN (Persero), sekaligus berkontribusi pada pencapaian Key Performance Indicator (KPI) Manajemen Kearsipan di lingkungan perusahaan.
Dengan adanya implementasi Archive Service Hub, PLN Pusharlis optimis dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan memperkuat pengelolaan informasi sebagai aset strategis. Inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen PLN Pusharlis dalam mendukung transformasi PT PLN (Persero) menjadi perusahaan energi modern, adaptif, dan berdaya saing melalui pengelolaan arsip yang profesional.
Ikuti Jurnal Indonesia
