— Viral sebuah video yang memperlihatkan iring-iringan massa pesilat memenuhi ruas Jalan Semarang–Solo di Ungaran, Kabupaten Semarang. Kerumunan sempat menutup jalur sehingga mengakibatkan kemacetan panjang.

Petugas kepolisian kemudian turun tangan untuk mengurai massa dan membuka kembali arus lalu lintas yang tersendat sejak Sabtu malam hingga menjelang Minggu pagi.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Hengky, menjelaskan kemacetan terjadi karena rombongan PSHT baru selesai menggelar kegiatan pengukuhan di wilayah Ungaran dan kemudian melakukan konvoi di jalan.

“Jadi itu macetnya karena rombongan PSHT baru ada kegiatan pengukuhan PSHT di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, terus mereka hura-hura menutup jalan,”

Menurut Hengky, petugas bersikap persuasif saat mengurai kerumunan. Mereka mengajak peserta membubarkan diri agar pengguna jalan lain bisa melintas.

“Intinya, kami turun untuk mengawal. Kan macet karena menutup jalan. Kami usir sedikit-sedikit, terus kami sebar dua arah, ada yang turun, ada yang belok ke Pramuka,”

Lokasi kepadatan lalu lintas dilaporkan terjadi dari kawasan SPBU Bukit sampai menuju Kecamatan Ungaran. Untuk mempercepat penguraian arus, Polsek Banyumanik bersama personel lain ditempatkan di beberapa titik strategis.

Hengky menambahkan sebagian besar peserta konvoi berusia pelajar. Mereka datang dari beragam daerah, antara lain Semarang, Demak, Bergas, Purwodadi, Boyolali, dan Salatiga.