Jurnal Indonesia — Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjajal kereta api wisata mewah bernama Nusantara Explorer dalam kunjungan kerjanya dari Batang, Jawa Tengah, menuju Jakarta. Perjalanan yang memakan waktu 4,5 jam ini menjadi kali pertama kereta tersebut dicoba oleh pihak nonteknis sebelum resmi diluncurkan untuk publik.
Prabowo bersama rombongan bertolak dari Stasiun Batang pada pukul 17.00 WIB dan tiba di Stasiun Manggarai, Jakarta, pada pukul 21.20 WIB. detikcom berkesempatan mengikuti perjalanan uji coba ini, yang juga dihadiri oleh sejumlah pejabat negara lainnya, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengapresiasi kemampuan PT KAI dalam memproduksi gerbong kereta api berkelas internasional. “Hari ini masih uji coba karena memang secara resmi belum diluncurkan. Dan menurut kami tadi yang sempat diajak untuk menengok ke dalam interior kabin gerbong, kita cukup mengapresiasi bahwa sekarang PT KAI mampu untuk memproduksi gerbong kereta api berkelas dunia, berkelas internasional,” ujar Prasetyo Hadi di dalam gerbong.
Secara eksterior, KA Nusantara Explorer tampil menonjol dengan gerbong berkelir hitam yang dihiasi motif batik emas, menampilkan desain khas nusantara. Jendela panorama yang lebar memberikan pemandangan langsung ke bagian dalam kereta.
Interior KA Nusantara Explorer menawarkan berbagai macam kelas, mulai dari signature class, advanced class, compact class, hingga lounge. Gerbong signature class menyediakan fasilitas paling mewah, termasuk satu set king bed, sofa, serta ruang shower lengkap dengan fasilitas air hangat dan bathtub. Kelas lainnya juga menawarkan kenyamanan serupa untuk perjalanan jarak jauh.
Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa KA Nusantara Explorer dirancang khusus untuk perjalanan wisata jarak jauh atau long trip yang menghubungkan berbagai destinasi di Pulau Jawa selama beberapa hari. Tiketnya akan dijual dalam bentuk paket perjalanan ke tempat-tempat wisata.
“Dalam rangka kita meningkatkan potensi pariwisata, salah satunya Bapak Presiden menghendaki untuk kita mengembangkan pariwisata berbasis kereta api,” kata Prasetyo Hadi. Ia menambahkan, “Atas petunjuk Presiden minta untuk diperkuat, kita bikin gerbong baru yang kemudian nanti akan dipadukan dengan destinasi-destinasi wisata unggulan yang kita miliki.”
Contoh rute yang direncanakan adalah perjalanan dari Jakarta melintasi jalur selatan Jawa dengan pemandangan pantai, dilanjutkan ke Jawa Tengah untuk mengunjungi Candi Borobudur atau Candi Prambanan, serta destinasi wisata lainnya yang masih dalam tahap perancangan.
Prasetyo Hadi menargetkan KA Nusantara Explorer dapat rampung dan dinikmati publik pada tahun ini. “Kalau bisa tahun ini,” pungkasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.