— Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas kontribusinya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah. Penghargaan diserahkan pada kegiatan Rapat Kerja Nasional Evaluasi di Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu (4/7), sebagai bentuk apresiasi terhadap peran pengamanan dan perlindungan jemaah.

Penyerahan dilakukan oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf kepada Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni yang mewakili institusi Polri.

Dalam pernyataannya, Gus Irfan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk TNI dan Polri, atas kerja keras dalam pelaksanaan penyelenggaraan haji.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,”

Gus Irfan menambahkan bahwa kesuksesan penyelenggaraan haji tahun ini merupakan hasil kolaborasi antar-lembaga yang solid dan menjadi dasar pelayanan yang profesional dan responsif bagi jemaah.

Selama musim haji 1447H/2026, Polri terlibat mulai dari pengamanan keberangkatan dan kepulangan jemaah hingga pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal.

Satgas yang terdiri dari Polri, Kementerian Haji dan Umrah, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini diberi tugas untuk memberantas praktik haji ilegal yang merugikan masyarakat.

Terpisah, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut dan menyebutnya sebagai amanah untuk meningkatkan pelayanan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri melalui Dirtipidter Bareskrim Polri,”

Isir mengatakan penghargaan itu merupakan kehormatan serta bentuk kepercayaan atas sinergi yang terjalin selama penyelenggaraan ibadah haji, dan Polri memandangnya sebagai amanah untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Ia menegaskan komitmen Polri untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Luar Negeri, serta menghadirkan rasa aman melalui pengamanan optimal, perlindungan jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, dan penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan.