Jurnal Indonesia — JAKARTA – Perusahaan perhotelan PRISM, yang merupakan induk dari OYO, memperkuat kapabilitas layanan pelanggannya di Indonesia dengan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI). PRISM menjalin kemitraan dengan AI Rudder untuk mengimplementasikan AI Voice Agent yang dirancang untuk mengotomatisasi interaksi pelanggan dan proses verifikasi.
Langkah strategis ini diambil seiring dengan ekspansi jaringan properti PRISM di Indonesia. Pertumbuhan bisnis ini secara otomatis meningkatkan kebutuhan akan layanan pelanggan yang tidak hanya cepat dan responsif, tetapi juga konsisten, terutama saat volume pemesanan mencapai puncaknya.
Melalui AI Voice Agent, PRISM kini mampu melakukan interaksi suara dengan pelanggan menggunakan teknologi AI yang dirancang agar terdengar natural. Teknologi ini secara otomatis menangani berbagai proses rutin, yang memungkinkan operasional layanan untuk ditingkatkan dalam skala yang lebih besar tanpa mengorbankan kualitas.
Selain fitur interaksi suara, PRISM juga memanfaatkan AI untuk menganalisis hasil survei kepuasan pelanggan. Analisis mendalam ini membantu mengidentifikasi tren pasar, menemukan akar persoalan yang sering muncul, mengukur tingkat kepuasan secara akurat, serta menghasilkan wawasan berharga untuk perbaikan layanan berkelanjutan.
Country Head PRISM Indonesia, Abhijeet Singh, menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan bagian integral dari strategi perusahaan untuk menjaga standar kualitas pengalaman pelanggan, terutama di tengah pesatnya pertumbuhan bisnis. “Di PRISM, kami terus berinvestasi pada teknologi yang membantu kami menghadirkan pengalaman yang mulus dan dapat diandalkan bagi pelanggan. Seiring bisnis kami terus berkembang, pemanfaatan solusi berbasis AI memungkinkan kami untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempertahankan layanan pelanggan yang cepat, konsisten, dan personal,” ujar Abhijeet.
Abhijeet menambahkan, kolaborasi dengan AI Rudder juga menjadi pilar penting dalam transformasi digital PRISM untuk senantiasa memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berkembang di era digital ini.
AI Perkuat Layanan
Sementara itu, Regional Senior Sales Director AI Rudder, Frank Cho, menekankan bahwa teknologi voice berbasis AI memiliki kapabilitas untuk membantu perusahaan dalam menghadirkan interaksi pelanggan yang lebih cepat dan personal, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. “Kami bangga dapat bermitra dengan PRISM untuk membantu menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih cepat, responsif, dan personal melalui teknologi voice berbasis AI,” kata Frank.
AI Rudder sendiri adalah perusahaan conversational AI yang menawarkan solusi berbasis suara dan kanal digital untuk mengotomatisasi interaksi pelanggan. Perusahaan mengklaim teknologinya telah diadopsi oleh lebih dari 100 perusahaan dan beroperasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Ke depannya, PRISM dan AI Rudder berencana untuk terus mengeksplorasi pemanfaatan AI secara lebih luas guna mendukung kebutuhan layanan dan operasional PRISM, seiring dengan proyeksi pertumbuhan industri hospitality di Indonesia.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.