— Spanyol berhasil menembus babak final Piala Dunia 2026, siap menghadapi Argentina dalam pertandingan yang akan digelar pada Senin (20/7) dini hari pukul 02.00 WIB di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat. Salah satu pilar utama Tim Matador dalam perjalanan menuju final adalah Rodri, yang kini menjabat sebagai kapten tim.

Gelandang bertahan berusia 30 tahun ini terbukti menjadi penyeimbang lini tengah dan pengatur tempo permainan Spanyol. Statistiknya di Piala Dunia 2026 sangat impresif, dengan total 655 umpan yang dicatatkan, menjadikannya pemain dengan umpan terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sejak tahun 1966. Selain itu, Rodri juga memimpin perolehan perebutan bola kembali dengan 34 kali, lebih banyak dari pemain lainnya.

Perjalanan Rodri menuju performa gemilang di Piala Dunia 2026 tidaklah mulus. Setelah memenangkan Ballon d’Or 2024, pemain Manchester City ini harus menghadapi kenyataan pahit berupa cedera ACL dan hamstring. Dua musim berikutnya dilalui Rodri dengan performa yang dianggap menurun, bahkan gelar Ballon d’Or yang diraihnya sempat menuai kontroversi karena banyak pihak merasa ia belum pantas mendapatkannya.

Namun, manajer Manchester City, Pep Guardiola, menunjukkan keyakinannya pada Rodri. Pada tahun 2025, Guardiola membela sang gelandang dan menegaskan bahwa Rodri baru akan mencapai performa terbaiknya di Piala Dunia 2026. “Kalian bertanya kapan Rodri kembali ke bentuk terbaik? Dia akan melakukannya pada Piala Dunia 2026,” ujar Guardiola kala itu, seperti dilansir dari Sky Sports.

Guardiola menambahkan, “Rodri adalah pemain yang luar biasa, tapi tidak ada pemain yang bisa tampil hebat lagi setelah cedera enam sampai delapan bulan. Maka nanti tunggu tahun depan (Piala Dunia 2026-red), Anda akan melihatnya.” Pernyataan Guardiola terbukti akurat. Penampilan Rodri di Piala Dunia 2026 saat ini menunjukkan kegarangannya dan ia menjadi faktor krusial dalam upaya Spanyol meraih gelar juara dunia.