— Polisi masih menyelidiki insiden pemukulan yang melibatkan dua pengendara sepeda motor di persimpangan lampu lalu lintas Persojo, Jalan Dr. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi setelah terjadi senggolan antara Honda Scoopy dan Kawasaki Ninja hingga berujung cekcok fisik.

Kapolsek Tebet AKP Ischak menyatakan dari hasil pengecekan di lokasi dan keterangan saksi bahwa senggolan bermula antara sepeda motor Honda Scoopy berpelat B-5515-SDY dengan Kawasaki Ninja ZX25R berpelat B-4358-UBS. Adu mulut berkembang menjadi saling pukul sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.

Warga sekitar kemudian melerai kedua pihak. Mereka sempat sepakat menyelesaikan masalah di Polsek Tebet, namun ketika sampai di kantor polisi hanya pengendara Honda Scoopy yang datang, sedangkan pengendara Kawasaki ZX25R tidak memenuhi kesepakatan dan meninggalkan lokasi.

Korban, berinisial RS, datang ke Polsek Tebet untuk berkonsultasi terkait pembuatan laporan. Petugas mengarahkan korban untuk menjalani pemeriksaan visum di rumah sakit sebagai pelengkap proses penyelidikan, namun korban menunda karena ingin mengantar istri dan anaknya pulang serta berkonsultasi dengan keluarga terlebih dahulu.

Kronologi Versi Korban

Pengunggah video kejadian menjelaskan peristiwa berlangsung saat ia bersama suami dan anaknya yang masih balita berkendara di Jalan Saharjo menuju Pancoran. Menurut pengunggah, senggolan tidak terjadi awalnya, tetapi pelaku mendekat dan berteriak kasar ketika akan berbelok ke arah Tebet.

“Pelaku ini dari arah Pancoran mau belok ke arah Tebet (lampu hijau), posisi kami mau ke arah Pancoran dari Saharjo (lampu merah). Kita posisinya ada di sebelah kiri jalan, kita maju sedikit karena ada yang mau belok ke kiri langsung. Kita sama sekali tidak menutup jalan si pelaku, jalanan sangat lega, tidak ada senggol menyenggol kendaraan, tapi entah kenapa pelaku nyamperin kita dan berteriak kata-kata kasar,” ujar SA.

SA menuturkan suaminya sudah meminta maaf, namun pelaku sempat mengaku memiliki bekingan dan kemudian mencoba memukuli suaminya. SA mengatakan ia melindungi suaminya dan mengalami perih pada tangan karena pukulan pelaku.

“Suami saya sudah meminta maaf dan berkata pelan… pelaku yang bilang dirinya orang kaya dan punya bekingan anggota ini langsung memaki kami di depan anak kami,” kata SA. Ia menambahkan bahwa pasangan pelaku juga sempat memukulinya dan suaminya ditonjok.

Menurut SA, setelah keributan dipisahkan warga, ia sempat duduk di motor untuk ke Polsek, namun salah satu perempuan dari pihak pelaku kembali memukulnya dari belakang sehingga suaminya turun dan terjadi pemukulan. Anak SA terlihat menangis dan ketakutan sepanjang kejadian.

Polsek Tebet menyatakan laporan dari korban telah diterima dan penyidik masih berupaya mengidentifikasi pengendara Kawasaki ZX25R yang diduga terlibat. Korban dalam kondisi sadar dan sudah memberikan keterangan kepada petugas.