Jurnal Indonesia — JAKARTA – Satu tahun setelah dilalap api, Pasar Taman Puring di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih menyisakan puing-puing. Area tengah pasar yang dulunya merupakan bangunan lapak kini rata dengan tanah, hanya menyisakan urukan batu dan sampah.
Gapura Pasar Taman Puring di bagian depan masih berdiri kokoh, namun bangunan lapak di sisi timur pasar hanya menyisakan kondisi kosong dan rusak. Lahan yang dulunya ramai aktivitas jual beli kini lebih menyerupai lapangan kosong.
Para pedagang yang bertahan memilih untuk mendirikan tenda bongkar pasang di samping area pasar yang terbakar. Di dalam tenda tersebut, mereka menjajakan berbagai barang dagangan mulai dari sepatu, pakaian, aksesori, hingga parfum.
Meskipun terik matahari terasa menyengat di bawah tenda, para pedagang tetap bersemangat melayani pembeli. Koordinator Lapak Pasar Taman Puring, Asmuni, mengungkapkan bahwa sekitar 200 pedagang masih bertahan di lokasi tersebut.
“Kurang lebih 200-an,” kata Asmuni saat ditemui di lokasi, Kamis (10/9/2026). Ia menambahkan bahwa banyak pedagang baru membuka lapak pada sore hari karena mayoritas pelanggan mereka baru berbelanja di waktu tersebut.
Menurut Asmuni, pedagang yang bertahan di Taman Puring sebagian besar tidak memiliki pilihan pekerjaan lain selain berdagang di pasar ini. Mereka juga tidak memiliki opsi untuk berpindah ke lokasi dagang lain.
“Sementara pedagang baru beberapa persen yang bertahan masih di sini karena posisinya kita enggak ada pemasukan lagi. Kehidupan sehari-harinya pemasukan dari Pasar Taman Puring,” ungkapnya.
Asmuni menyuarakan harapan agar Pasar Taman Puring dapat segera ditata kembali. Ia mengaku optimis terhadap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk melakukan penataan pasar.
“Saya kan yakin dan teman-teman juga yakin kepada Pak Gubernur, karena Pak Gubernur kan pro ya, pro rakyat. Dan Pak Gubernur selalu menata rakyatnya, selalu menata di ada beberapa ditata itu di pasar-pasar, dan saya yakin juga Pasar Taman Puring akan ditata dengan rapi oleh Pak Gubernur,” tuturnya.
Ia melanjutkan, “Iya, ada beberapa pasar itu kan ditata oleh Pak Gubernur, dan saya pun sangat yakin dengan kebijakan Pak Gubernur dan sangat percaya apa yang akan dilakukan oleh Pak Gubernur kepada kami.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.