— TechConnect menyelenggarakan The Genius Math League 2026, sebuah ajang kompetisi matematika yang dirancang untuk mempertemukan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa Sekolah Dasar hingga mahasiswa. Kompetisi ini bertujuan menguji kemampuan peserta dalam menghadapi tantangan yang menuntut kecepatan, ketepatan, fokus, dan kemampuan memecahkan masalah.

Menjadi bagian dari Sinar Mas Digital Day 2026, The Genius Math League 2026 menawarkan pendekatan yang berbeda dari kompetisi matematika pada umumnya. Alih-alih hanya mengelompokkan peserta berdasarkan jenjang pendidikan, kompetisi ini memberikan ruang bagi setiap individu untuk membuktikan kemampuan berpikir dan menyelesaikan tantangan matematika yang dihadapi.

Konsep ini didasari oleh keyakinan bahwa kemampuan seseorang tidak selalu ditentukan oleh usia atau jenjang pendidikan formal. Hal ini membuka peluang bagi siswa SD atau SMP untuk menunjukkan kemampuan matematika yang melampaui peserta dari jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, The Genius Math League tidak hanya menguji kemampuan menghitung atau penguasaan materi, melainkan juga kemampuan berpikir kritis, logis, cepat, tepat, dan memecahkan masalah. Format ini berbeda dari banyak kompetisi matematika tradisional yang biasanya membagi peserta berdasarkan kelompok usia atau jenjang yang sama.

Raadhiyah Mardhiyyah, tech culture dept. head of TechConnect, menjelaskan bahwa dengan format yang unik ini, jenjang pendidikan bukan lagi satu-satunya indikator kemampuan. “Peserta yang lebih muda tetap memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka mampu berpikir dan menyelesaikan persoalan matematika di level kompetisi yang tinggi,” ujarnya.

The Genius Math League 2026 juga merupakan wujud komitmen Sinar Mas dalam mendukung dan mengembangkan talenta-talenta muda Indonesia. Melalui kompetisi ini, Sinar Mas berupaya menyediakan wadah bagi individu yang memiliki ketertarikan dan bakat di bidang matematika untuk berlatih, mengasah kemampuan, dan berkompetisi.

Pengembangan kemampuan berpikir kritis, logis, dan pemecahan masalah menjadi semakin krusial di era modern. Kompetensi ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan soal matematika, tetapi juga merupakan bekal penting dalam menghadapi dunia yang terus berubah dan dinamis.

Saat ini, The Genius Math League 2026 telah memasuki tahap Regional Offline Qualification. Surabaya menjadi kota pertama yang menyelesaikan babak kualifikasi pada 5 September 2026. Selanjutnya, rangkaian regional akan berlanjut ke Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Semarang, dan Cikarang, mencakup total enam kota regional di Indonesia.

Acara puncak kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang, dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp1 Miliar. Namun, tujuan utama kompetisi ini tidak semata-mata untuk menentukan pemenang hadiah terbesar.

“The Genius Math League ingin memberikan ruang bagi peserta untuk menguji batas kemampuan, menghadapi tantangan, dan menemukan potensi yang mungkin belum pernah mereka ukur sebelumnya,” ungkap Raadhiyah.