— JAKARTA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengecam keras aksi penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Dave menilai tindakan tersebut sangat keji dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun, mengingat pentingnya menjaga keamanan masyarakat dan aparatur pemerintahan.

Dave meminta agar peristiwa ini diusut secara serius sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia menekankan pentingnya negara hadir untuk memastikan masyarakat dan aparatur pemerintahan dapat menjalankan aktivitas serta pelayanan publik dengan aman. Komisi I DPR RI juga membuka peluang untuk memanggil pihak terkait guna meminta penjelasan lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

“Aparat terkait perlu mengambil langkah yang diperlukan sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku, termasuk memperkuat upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujar Dave. Ia menambahkan, “Komisi I DPR RI akan terus mencermati perkembangan situasi ini melalui mekanisme DPR sesuai ruang lingkup kewenangannya, termasuk meminta penjelasan kepada mitra terkait apabila diperlukan.”

Peristiwa nahas ini terjadi ketika ketiga korban yang merupakan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya sedang dalam perjalanan dinas untuk meninjau program cetak sawah. Penembakan terjadi di jalanan Distrik Muliama pada Rabu (9/9) sekitar pukul 15.53 WIT. Rombongan yang berjumlah 11 orang tersebut bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama.

Saat perjalanan, rombongan pegawai diserang oleh KKB yang melepaskan tembakan. Tiga pegawai dilaporkan terkena tembakan. Berdasarkan penyelidikan awal, aksi penembakan ini diduga dilakukan oleh kelompok KKB yang berasal dari wilayah Nduga.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (10/9) dan telah mengantongi ciri-ciri pelaku yang diperkirakan berjumlah delapan orang.