— Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sedang memburu dua tersangka dalam kasus peredaran narkoba yang beroperasi di tiga kelab malam di Batam, Kepulauan Riau. Kedua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut diketahui telah melarikan diri ke luar negeri.

Kasatgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Kevin Leleury, menyatakan bahwa kedua DPO tersebut bernama Hendra dan Apo. “Untuk DPO sekarang kami ada dua yang sedang ada di, beradanya di luar negeri, yaitu atas nama Hendra dan Apo,” ujar Kevin kepada wartawan di Mapolres Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (9/9/2026).

Menurut Kevin, kedua tersangka ini memiliki peran penting dalam aliran keuangan terkait aktivitas narkoba di kelab malam Planet Batam. Pihaknya telah mengidentifikasi bahwa Hendra dan Apo kini berada di Malaysia dan Singapura. “DPO ini perannya dia dalam aliran keuangan ya untuk dua DPO ini, atas nama Hendra dan Apo. Sudah diidentifikasi ada di luar negeri, ya ada di Malaysia dan di Singapura,” jelasnya.

Kevin memastikan bahwa Polri tidak akan berhenti mengejar kedua pelaku tersebut. Ia menambahkan, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri tengah berkoordinasi dengan otoritas kepolisian di negara setempat untuk memfasilitasi proses penangkapan para DPO. “Pastinya kita berkoordinasi dengan Hubinter yang akan berkoordinasi dengan negara setempat untuk membantu dalam penangkapan,” katanya.

Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah melaksanakan rekonstruksi kasus peredaran narkoba yang melibatkan tiga kelab malam di Batam. Sebanyak 26 adegan diperagakan oleh para tersangka dalam proses reka ulang tersebut.

Dalam rekonstruksi itu, 14 tersangka dihadirkan, termasuk Yuwanky selaku pemilik Kelab Malam Planet Batam dan Basri Lewaimang yang berperan sebagai pemasok narkoba ke tempat hiburan malam tersebut. “Terkait kegiatan hari ini kami melaksanakan rekonstruksi terkait tindak pidana narkoba di tempat THM (tempat hiburan malam) Planet 1, kemudian Planet 2, dan Planet 3. Untuk reka adegan yang dilakukan semua ada 26,” ungkap Kombes Kevin Leleury di Mapolres Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (9/9/2026).