Jurnal Indonesia — Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengambil tindakan tegas terhadap seorang penumpang wanita yang aksinya viral di media sosial. Penumpang tersebut dilaporkan membuat resah pengguna lain di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) karena berperilaku tidak menyenangkan, termasuk menghirup kamper atau kapur barus.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai perilaku merugikan yang berulang kali dilakukan oleh penumpang tersebut. Sebagai respons, KCI telah memasukkan wanita itu ke dalam daftar blokir (blacklist) melalui sistem CCTV Analytic.
“Untuk mencegah pengguna tersebut naik Commuter Line kembali, juga supaya tidak mengganggu pengguna lainnya, KAI Commuter memberikan tindakan blacklist pengguna tersebut,” ujar Leza pada Jumat (11/9/2026). Tindakan ini diambil untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan seluruh penumpang.
Selain melakukan pemblokiran, KCI juga menugaskan petugas pengamanan kereta sebanyak dua hingga tiga orang di setiap perjalanan KRL. Hal ini bertujuan agar pengguna dapat segera melaporkan kejadian serupa yang mengganggu kepada petugas yang bertugas.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk berperan aktif menjaga ketertiban selama perjalanan dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya menggunakan transportasi publik yang tertib, aman, dan nyaman,” tambah Leza.
Viral Wanita Hirup Kamper di KRL
Peristiwa yang terekam dan beredar luas ini terjadi di KRL rute Manggarai-Bogor pada Kamis (10/9) sekitar pukul 18.30 WIB. Salah satu penumpang yang mengalami kejadian tersebut, Elsa, menceritakan kronologi awal mula gangguan yang dilakukan oleh wanita tersebut.
“Dia marah-marah udah dari awal masuk kereta. Nggak lama (kemudian) geser ke tengah, bangunin orang-orang yang tidur, nggak ada yang bangun, barulah ke saya, saya ditepok-tepok agak kenceng, suruh bangun,” kata Elsa menceritakan kejadian yang dialaminya.
Lebih lanjut, Elsa menambahkan bahwa penumpang wanita itu juga sempat makan hingga makanannya berantakan di gerbong khusus wanita yang berada di bagian depan kereta. “Pertama duduk makan kacang dan batuk nggak ditutup, jadi berantakan ke mana-mana tuh kacangnya,” ungkapnya.
Dalam video yang viral, terlihat wanita tersebut memegang dan menghirup kamper atau kapur barus. Tindakan ini diduga dilakukan sebagai respons terhadap penumpang lain yang mulai menunjukkan ketidaknyamanan.
“Nggak lama, ibu-ibu sebelahnya tutup hidung. Nah, dia lihat ibu-ibu sebelahnya tutup hidung, dia keluarin kamper sambil kayak ngeledekin ibu itu sambil marah-marah juga,” tutur Elsa.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.