— JAKARTA – Sejumlah pengguna KRL lintas Jakarta Kota-Bogor mengeluhkan kepadatan yang semakin parah akibat pengurangan jumlah perjalanan. Penyesuaian jadwal ini dilakukan oleh KAI Commuter karena adanya perawatan pada rangkaian KRL produksi PT INKA.

Situasi ini terlihat jelas di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/9/2026) sore. Peron menuju Bogor dipadati penumpang yang menunggu kedatangan kereta. Salah seorang penumpang, Tama (25), mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak pengurangan perjalanan.

“Apalagi kayak orang-orang yang kerjanya pagi-pagi gitu, kan. Pasti tuh kereta kan semakin berkurang, ya. Takutnya aja kayak padat gitu, numpuk di stasiun karena keretanya berkurang,” ujar Tama.

Keluhan serupa disampaikan oleh Sarah (31). Ia merasakan bahwa situasi di dalam kereta menjadi lebih padat dan waktu tunggu antar kereta menjadi lebih lama. Hal ini membuatnya harus menyesuaikan jadwal keberangkatan kerjanya.

“Nah, pas udah ini dikurangin, ya itu efeknya di Bogor tuh udah numpuk banget, terus apa ya, di keretanya juga udah penuh. Jadi kurang nyaman jujur terus terang dibanding sebelumnya. Terus apa ya, jarak antar keretanya tuh juga jadi jauh banget sih menurut aku, dan jadi waktu tunggunya juga jadi lebih lama. Dan itu ngaruh ke jam kerja aku,” jelas Sarah.

Ia menambahkan, “Jadi jadwal berangkat ke kantor tuh juga berubah. Yang biasanya misalkan jam 07.30, berarti aku sekarang harus berangkat lebih awal.”

Namun, berbeda dengan Agung (38), yang mengaku belum merasakan dampak signifikan pada jam berangkat kerja paginya. Menurutnya, perubahan jadwal lebih terasa pada jam sibuk sore hari.

“Tapi saya berangkat pagi-pagi udah jam 05.30 udah berangkat gitu. Jadi belum merasakan dampaknya. Mungkin kalau pas pulang aja sih, seperti ini. Biasanya di jalur 12 udah ada kereta yang berhenti, maksudnya udah ada kereta cadangan buat ke Bogor, kereta balik gitu dari Manggarai. Tapi belum ada,” ungkap Agung.

KAI Commuter mengumumkan adanya pengurangan 17 perjalanan KRL pada rute Jakarta Kota-Bogor. Hal ini disebabkan oleh perawatan intensif terhadap rangkaian KRL seri iE305 produksi INKA yang telah beroperasi di rute tersebut sejak Desember 2025.

Pengurangan perjalanan mulai berlaku pada Senin (7/9). Sebanyak tujuh perjalanan dari arah Bogor/Cilebut/Depok menuju Manggarai/Jakarta Kota dan lima perjalanan dari Jakarta Kota menuju Bogor pada pagi hari dibatalkan. Selain itu, terdapat dua perjalanan dari Manggarai menuju Bogor dan tiga perjalanan dari Bogor pada sore hari yang juga tidak beroperasi.

Akibat pembatalan ini, jumlah total perjalanan harian KRL Jabodetabek berkurang dari 1.065 menjadi 1.048 perjalanan per hari. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa perawatan tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan.

“Saat ini kami melakukan proses perawatan rangkaian sarana KRL yang ada secara intensif, demi keselamatan dan keamanan perjalanan. Kami memahami pasti akan ada ketidaknyamanan bagi para pengguna Commuter Line selama proses perawatan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata Karina.