— Jakarta – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengajak seluruh keluarga besar Korps Bhayangkara untuk memanjatkan doa bersama demi keselamatan bangsa, masyarakat, dan seluruh anggota Polri. Ia secara khusus menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat.

“Bagi saudara-saudara kita yang kini sedang menghadapi ujian bencana, semoga Allah Subhanahu wata’ala melimpahkan kesabaran dan kemudahan dalam masa pemulihan. Begitu pula bagi seluruh personel Polri yang senantiasa hadir melayani masyarakat di tengah situasi sulit, semoga setiap dedikasi dan keikhlasan tugas rekan-rekan sekalian dicatat sebagai ladang amal dan selalu dalam lindungan-Nya,” ujar Komjen Dedi saat acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).

Komjen Dedi menjelaskan bahwa Peringatan Maulid Nabi merupakan momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlak mulianya dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengabdian. Ia mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus memuliakan nama Nabi Muhammad SAW, memperbanyak salawat, dan menghadirkan akhlak Rasulullah SAW dalam setiap tugas pengabdian.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sejarah mencatat beliau sebagai sosok yang jujur hingga digelari Al-Amin atau orang yang terpercaya, adil dalam memutuskan perkara tanpa memandang kedudukan, serta penuh kepedulian terhadap mereka yang lemah dan tertindas,” tutur Komjen Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menyinggung nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Ketiga nilai fundamental tersebut, tegas Dedi, menjadi pedoman penting bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Tausiyah pada Peringatan Maulid Nabi di Mabes Polri kali ini disampaikan oleh Kiai Haji Taufiqurrahman, yang juga memimpin doa bersama. Dalam ceramahnya, Kiai Haji Taufiqurrahman menyinggung bencana yang sedang terjadi, termasuk erupsi gunung api, seraya mengajak seluruh jamaah untuk memohon pertolongan Allah SWT agar masyarakat yang berada di wilayah terdampak diberikan keselamatan dan Indonesia dijauhkan dari segala bencana.