— Siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-67 tahun anggaran 2026 melakukan kunjungan ke wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, pada Kamis (10/9/2026). Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tujuan utama mengedukasi masyarakat setempat mengenai pencegahan karhutla.

Rombongan siswa Sespimmen Polri meninjau langsung kawasan Parit Saruk RT 008, Kelurahan Bangsal Aceh, yang merupakan salah satu lokasi terdampak karhutla. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB ini didampingi oleh pejabat kepolisian dari Polres Dumai dan Polsek Sungai Sembilan, termasuk Kabag Ops Polres Dumai Kompol Abdul Rahman, KBO Intel Polres Dumai Iptu Samuel Eri Santoso, dan Kapolsek Sungai Sembilan Iptu Apriadi.

Dalam peninjauan tersebut, para siswa secara seksama memeriksa kondisi lahan yang sebelumnya terbakar. Mereka juga memastikan keberadaan dan kondisi plang peringatan karhutla yang telah dipasang di lokasi sebagai pengingat pentingnya kewaspadaan.

Selain melakukan pemantauan, kegiatan ini juga melibatkan pemberian edukasi langsung kepada masyarakat. Para siswa Sespimmen Polri bersama personel Polsek Sungai Sembilan membagikan brosur yang berisi imbauan serta larangan terkait pembakaran hutan dan lahan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya dan dampak negatif karhutla.

Upaya edukasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terulangnya kebakaran hutan dan lahan. Polres Dumai secara berkelanjutan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama yang dampaknya sangat luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, hingga kerugian ekonomi.