Jurnal Indonesia — JAKARTA – Tiga orang pekerja proyek tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah truk tronton menabrak mereka di Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara. Peristiwa tragis ini diduga disebabkan oleh sopir truk yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.
Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Rieki Indra Brata Manggala, kecelakaan bermula ketika pengemudi truk berinisial FYA (28) mengalami microsleep. Hal ini menyebabkan truk menabrak traffic cone, lalu beralih menabrak sebuah mobil proyek milik Citra Marga beserta para pekerja yang sedang bertugas di lokasi.
“Pengemudi mengalami microsleep dan menabrak traffic cone dilanjutkan menabrak kendaraan kedua (mobil proyek Citra Marga beserta pekerja proyek yang sedang mengerjakan proyek jalan tol). Sehingga menyebabkan terjadinya laka lantas,” jelas AKBP Rieki.
Kasat Lantas Metro Jakarta Utara Kompol Ridha Poetera Aditya menambahkan bahwa sopir truk tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian. Saat ini, proses pemeriksaan terhadap sopir masih berlangsung untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan.
“Saat ini sopir truk sudah diamankan di kantor Satlantas Jakarta Utara. Sementara untuk sopir truk saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Unit Laka dan masih dalam penyelidikan,” ujar Kompol Ridha.
Kecelakaan terjadi pada Rabu (9/9) sekitar pukul 23.40 WIB di Kilometer 20.200 lajur A tol tersebut. Truk tronton yang dikemudikan FYA melaju dari arah Tanjung Priok menuju Pluit sebelum insiden terjadi.
Akibat tabrakan tersebut, tiga pekerja proyek meninggal dunia. Suroto yang merupakan petugas pengawas beton dan pemeliharaan, serta Yunus, dilaporkan meninggal di lokasi kejadian. Sementara Baharudin meninggal dunia saat dalam perjalanan atau perawatan di Rumah Sakit Koja.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.