Jurnal Indonesia — Tanah amblas terjadi di sebuah hunian warga di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Peristiwa itu menempatkan keselamatan penghuni dalam risiko jika tidak segera ditangani.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menyatakan peristiwa berlangsung pada Jumat (3/7/2026) dan diduga dipicu rembesan air yang mengikis bagian tanah di bawah permukaan.
Hasil Asesmen dan Dampak
Petugas melakukan asesmen setelah menerima laporan pada Sabtu pagi. Dari pemeriksaan, satu unit rumah ditemukan mengalami kerusakan ringan dan terdapat lima jiwa di dalamnya.
“Dikarenakan adanya penurunan tanah atau tanah amblas di dalam rumah warga yang disebabkan oleh rembesan air, sehingga mengikis tanah di bawah permukaan dan membentuk rongga. Hal ini berpotensi membahayakan penghuni rumah,”
Kebutuhan Penanganan Lanjutan
Hingga laporan terakhir, kerusakan pada rumah tersebut belum diperbaiki oleh pemilik. BPBD menyatakan diperlukan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait untuk mencegah meluasnya amblas.
“Situasi akhir untuk saat ini tanah yang amblas belum diperbaiki oleh pemilik. Butuh penanganan lebih lanjut dari dinas terkait. Apabila hujan kembali turun, dikhawatirkan kerusakan bisa meluas,”
Ikuti Jurnal Indonesia
