Jurnal Indonesia — JAKARTA – Sebuah insiden yang melibatkan seorang wanita diduga menggunakan pin ibu hamil palsu demi mendapatkan kursi prioritas di KRL Commuter Line menjadi viral di media sosial. Pengunggah di platform Threads melaporkan kejadian tersebut terjadi di gerbong 4 KRL.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa wanita berkerudung kuning itu meminta penumpang lain yang duduk di kursi prioritas untuk mengalah dengan alasan dirinya sedang hamil. Pengunggah menduga pin yang digunakan wanita itu tidak resmi dari KAI Commuter karena tidak mencantumkan masa berlaku.
Menurut saksi mata, wanita yang diduga menggunakan pin hamil palsu tersebut sempat mendatangi seorang penumpang wanita berbaju putih yang duduk di kursi prioritas. Kejadian ini juga menarik perhatian seorang penumpang pria yang kemudian menegur wanita tersebut. Namun, wanita itu justru membalas teguran pria tersebut, meskipun pria itu tidak merespons lebih lanjut.
Menanggapi viralnya kejadian tersebut, KAI Commuter memberikan penjelasan resmi. Pihak KAI Commuter menyatakan bahwa pin khusus ibu hamil yang resmi diterbitkan oleh mereka dilengkapi dengan logo KAI Commuter di bagian atas pin dan tanggal masa aktif atau kedaluwarsa yang tertera di bagian tengah pin.
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh penumpang untuk segera melaporkan kepada petugas jika menemukan adanya pengguna yang menggunakan pin ibu hamil namun tidak disertai tanggal masa aktif. “Kami mengimbau apabila ke depannya Kakak menemukan pengguna yang menggunakan pin belum ada masa aktif seperti pada foto tersebut, mohon dapat segera melaporkannya kepada petugas di dalam kereta maupun petugas di stasiun guna selanjutnya dilakukan pengecekan. Terima kasih,” jelas KAI Commuter dalam responsnya, Jumat (31/7/2026).
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.