Jurnal Indonesia — Bojonegoro – Ratusan warga Kabupaten Bojonegoro menggelar doa bersama yang melibatkan berbagai tokoh lintas agama. Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan para pemimpin bangsa agar senantiasa amanah dan diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas, demi kelancaran program pemerintah yang dirasakan masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Acara doa bersama dilaksanakan di Masjid Babus Shofa, Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Bojonegoro, pada Sabtu malam (22/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan ulama, serta perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro.
Tokoh-tokoh lintas agama yang hadir antara lain KH Robawi Afni selaku Pengasuh Pondok Pesantren Bening Samudro, Alamaul Huda selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Rosyid, Joko Waluyo selaku tokoh agama Kristen, I Ketut Sulaste selaku tokoh agama Hindu, dan Hokiang San atau Santoso selaku tokoh agama Konghucu.
Ketua FKUB Kabupaten Bojonegoro, Hanafi, menjelaskan bahwa doa bersama ini merupakan ikhtiar masyarakat agar negara aman dan para pemimpin sehat. “Sehingga seluruh program-program yang baik bagi masyarakat dapat berjalan dan dapat dirasakan oleh masyarakat. Tujuannya agar negara kita aman, pemimpin kita sehat,” ujar Hanafi, Minggu (23/8/2028).
Hanafi menambahkan, doa ini tidak hanya ditujukan untuk pemerintah pusat, tetapi juga untuk Kabupaten Bojonegoro. Diharapkan, program pembangunan di daerah juga berjalan lancar demi mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.
Sementara itu, KH Robawi Afni menekankan bahwa doa bersama adalah bentuk pengabdian masyarakat dalam menjaga kedamaian dan mendoakan kebaikan bangsa serta para pemimpinnya. “Kami hadir sebagai bentuk pengabdian kami sebagai masyarakat yang ikut mendoakan para pemimpin saat ini yaitu Presiden Prabowo serta bangsa Indonesia selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin,” tutupnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.