Jurnal Indonesia — Tim Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua pelaku pencurian motor yang menembak pengemudi ojek di Matraman, Jakarta Timur. Kedua terduga pelaku berinisial ENR (23) dan RDS (21) berhasil diringkus di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan foto yang diterima, pelaku ENR yang merupakan eksekutor, memakai baju berwarna abu-abu dengan garis putih. Sementara itu, RDS yang berperan sebagai joki, mengenakan baju bergaris-garis hitam dan putih. Keduanya memiliki kulit putih dan postur tubuh yang cenderung kurus.
“Dari penangkapan tersebut, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna perak dan satu butir peluru kaliber 9 milimeter,” terang Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026).
Kedua pelaku kini dijerat Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Kronologi Penembakan Ojol
Peristiwa pencurian sepeda motor yang berujung pada penembakan pengemudi ojek ini terjadi di Jalan Salemba Utan Barat, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 12.22 WIB. Awalnya, pemilik motor mendengar suara langkah kaki dan melihat dua orang berusaha mengambil sepeda motornya.
“Selanjutnya, saksi mengetuk pintu dari dalam hingga kedua pelaku melarikan diri. Ketika hendak mengejar, saksi melihat salah satu pelaku mengeluarkan senjata api sehingga memilih mengurungkan niatnya dan berteriak meminta pertolongan,” jelas Iman, saksi mata.
Mendengar teriakan ‘maling’, pengemudi ojek yang menjadi korban penembakan mencoba memberikan bantuan dengan menghadang kedua pelaku. Namun, salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan yang mengenai paha kanan korban. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.
Saksi mata lain, Evi (57), mengatakan bahwa saat kejadian, korban sedang menunggu penumpang yang membeli obat. Situasi di Jalan Palmeriam, Matraman, saat itu cukup ramai. “Jadi (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, ‘dor’ tembakan tuh. Saya langsung bilang, lah, ditembak, ditembak,” kata Evi dilansir Antara, Senin (20/7).
Evi mengaku mendengar teriakan ‘maling’ dari arah Pasar Palmeriam sebelum penembakan terjadi. Ia juga melihat lebih dari sepuluh warga mengejar kedua terduga pelaku. Korban sempat terbaring di lokasi akibat luka tembak di bagian paha yang menyebabkan banyak mengeluarkan darah.
Menurut Evi, pelaku menembakkan senjatanya ke arah korban saat keduanya mengendarai sepeda motor, kemudian melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya. Wajah pelaku tidak terlihat jelas karena tertutup masker.
Sementara itu, pemilik motor, Ilham (28), menceritakan bahwa peristiwa ini bermula ketika warga mengejar dua terduga pelaku pencuri yang melarikan diri setelah mencoba menggondol motor RX King dari sebuah kos yang berlokasi tidak jauh dari tempat kejadian. Pencurian tersebut diketahui oleh Ilham saat ia sedang memasak dan mendengar suara dari luar kamar, mengira ada kurir paket yang datang. Kedua pelaku diketahui gagal membawa kabur motor tersebut sebelum akhirnya melarikan diri.
Ikuti Jurnal Indonesia
