Jurnal Indonesia — JAKARTA – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA angkat bicara mengenai penyesuaian jadwal perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Bogor-Jakarta Kota yang dilakukan oleh KAI Commuter Indonesia (KCI) hingga akhir September. Pengurangan 17 perjalanan KRL tersebut disebabkan oleh perawatan intensif armada KRL yang diproduksi oleh INKA.
Senior Manager Corporate Communication dan Representative Office PT INKA, Nanang Agung Rohmandiyas, menyatakan bahwa timnya terlibat langsung dalam pelaksanaan perawatan rangkaian sarana KRL seri iE305 produksi INKA. Pemeriksaan mendalam dilakukan untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik.
“Sejak awal proses ini berlangsung, tim engineering dan quality assurance kami sudah terjun langsung bersama tim KAI Commuter untuk memastikan setiap komponen, termasuk bogie dan sistem propulsi, berfungsi optimal. Kami mendukung penuh proses ini demi memastikan keandalan dan keselamatan sarana,” ujar Nanang dalam rilis bersama KCI dan INKA, Selasa (8/9/2026).
Nanang menegaskan komitmen INKA terhadap kualitas dan keandalan produk yang digunakan dalam layanan KRL. Sebagai bagian dari proses pemeriksaan menyeluruh ini, INKA akan terus berkoordinasi dengan KCI untuk memastikan seluruh rangkaian yang diproduksi memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan pengguna.
“Bagi kami, ini adalah bentuk tanggung jawab sebagai manufaktur dan sinergi dalam ekosistem perkeretaapian. Tentunya dengan tujuan meningkatkan kualitas produk demi kenyamanan dan keselamatan pengguna Commuter Line,” tambah Nanang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan pada 17 perjalanan KRL, mencakup jadwal pagi, sore, dan malam hari. Penyesuaian ini meliputi pembatalan 7 perjalanan dari Bogor/Cilebut/Depok menuju Manggarai/Jakarta Kota dan 5 perjalanan dari Jakarta Kota menuju Bogor pada pagi hari. Selain itu, ada 2 perjalanan dari Manggarai menuju Bogor dan 3 perjalanan dari Bogor pada sore hari yang juga disesuaikan.
Dengan adanya penyesuaian tersebut, KCI kini mengoperasikan sebanyak 1.048 perjalanan KRL di seluruh lintas Commuter Line Jabodetabek setiap harinya, berkurang dari sebelumnya yang mencapai 1.065 perjalanan.
Karina menekankan bahwa perawatan rutin sarana KRL yang digunakan pengguna setiap hari merupakan upaya KCI untuk mengoptimalkan layanan dan menjaga komitmen terhadap keselamatan serta keamanan perjalanan.
“Kami memahami pasti akan ada ketidaknyamanan bagi para pengguna Commuter Line selama proses perawatan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” ucap Karina.
Ia mengimbau kepada para pengguna untuk dapat kembali menyesuaikan jadwal perjalanannya sehubungan dengan adanya penyesuaian tersebut.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.