Jurnal Indonesia — YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta telah menyiapkan kereta api (KA) tambahan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengonfirmasi bahwa KA Tambahan relasi Yogyakarta-Gambir dengan jadwal keberangkatan pukul 18.20 WIB dari Stasiun Yogyakarta tetap beroperasi pada hari ini. Kereta tambahan ini terdiri dari tujuh rangkaian kereta eksekutif Stainless Steel.
Langkah ini diharapkan dapat menyediakan moda transportasi alternatif yang krusial bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan ke wilayah Jakarta dan sekitarnya, atau sebaliknya, di tengah terganggunya operasional penerbangan udara.
KAI Daop 6 juga mengimbau seluruh penumpang untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan diri. Imbauan tersebut meliputi penggunaan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan. “Pelanggan juga diimbau mematuhi arahan petugas di stasiun maupun di atas kereta. Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi, segera hubungi petugas untuk mendapatkan bantuan,” ujar Feni.
Pihak KAI Daop 6 menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi terkini dan berkoordinasi erat dengan instansi terkait. Tujuannya adalah untuk memberikan pembaruan informasi perjalanan kereta api secara berkala kepada masyarakat.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan ketersediaan perjalanan kereta api, dapat mengakses kanal resmi Contact Center KAI121 atau melalui akun media sosial resmi KAI121.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.