— Jenazah juru bicara (jubir) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Harold Yohanes Pantouw, dijadwalkan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Pemakaman akan dilaksanakan pada hari ini, Senin, 27 Juli 2026.

Anak Troy Pantouw, Romeo Matthew Pantouw, menyampaikan bahwa sebelum dimakamkan, jenazah akan diserahkan secara kedinasan oleh pihak Otorita IKN kepada keluarga. Prosesi penyerahan ini rencananya akan dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

“Besok pada hari Senin, 27 Juli 2026, pada jam 10.00 WIB akan ada penyerahan jenazah secara kedinasan oleh Kepala Otorita IKN kepada keluarga almarhum dan juga proses pemakaman. Rencananya sejauh ini akan seperti itu. Dan rencananya akan dilakukan pada jam 10.00 WIB pagi di RSPAD Gatot Soebroto,” ujar Romeo.

Romeo mengungkapkan bahwa kabar meninggalnya sang ayah sangat mengejutkan bagi keluarga. Ia menceritakan bahwa komunikasi terakhir dengan ayahnya terjadi pada tengah malam sebelum meninggal, melalui panggilan suara bersama seluruh keluarga untuk berdoa bersama. Dalam komunikasi tersebut, Troy terdengar dalam kondisi sehat.

“Buat kami keluarga juga sangat mengagetkan. Bahkan pada saat jam 00.00 WIB malam hari sebelumnya, kami sempat voice call, conference call satu keluarga karena itu memang kebiasaan kami untuk berdoa bersama pada malam hari. Dan beliau masih terdengar sehat begitu ya,” kata Romeo.

Ia menambahkan bahwa ayahnya sempat mengeluhkan flu dan tidak enak badan beberapa hari sebelumnya, namun tidak ada indikasi penyakit serius. “Memang akhir-akhir ini beliau merasakan flu, nggak enak badan, hanya itu saja. Nggak ada penyakit serius. Tapi memang kami mendapatkan kabar pada saat beliau tidur sudah tidak bernapas lagi,” tuturnya.

Troy Pantouw meninggal dunia pada Sabtu, 25 Juli. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar huniannya di rusun ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, menyatakan bahwa Troy meninggal dunia karena penyebab alami. Pemeriksaan oleh tim medis setempat mengonfirmasi bahwa Troy meninggal pada Sabtu, 25 Juli, pukul 14.25 Wita. “Beliau dibawa ke RS sekitar pukul 12.45 Wita dan segera diperiksa oleh tim dokter. Pada pukul 14.25 Wita, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami,” ujar Thomas.