— Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menanggapi rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep yang akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029. Kaesang sendiri berencana mencalonkan diri dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah.

Menurut Sarmuji, kehadiran tokoh baru dalam gelanggang politik tidak akan secara signifikan mengubah dinamika persaingan. Ia berpendapat bahwa persaingan akan tetap berlangsung ketat, baik ada maupun tidak adanya pemain baru.

“Biasa saja, persaingan akan tetap ketat dengan atau tanpa masuknya orang baru dalam gelanggang,” ujar Sarmuji kepada wartawan pada Senin (27/7/2026).

Lebih lanjut, Sarmuji menyatakan bahwa Partai Golkar telah mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi berbagai kontestasi politik mendatang. Ia menekankan bahwa Golkar mengandalkan kemampuan teknokrasi yang telah terbukti sebagai salah satu keunggulannya.

“Persaingan ketat bukan hanya di Jawa Tengah, tetapi secara nasional kami bersiap menghadapi iklim kontestasi yang lebih menantang,” tegasnya. “Semua partai bisa menyajikan harapan tetapi kami membuktikan kemampuan teknokrasi yang bisa diandalkan.”

Sebelumnya, Kaesang Pangarep secara resmi mengumumkan niatnya untuk maju sebagai caleg pada Pileg 2029. Ia menargetkan kemenangan dalam pemilihan tersebut. Pengumuman ini disampaikan Kaesang saat kunjungannya ke Solo, di sela-sela pertemuan dengan suporter Persis Solo dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Solo.

Dalam arahannya kepada para kader PSI, Kaesang menekankan pentingnya soliditas dan menghindari konflik internal menjelang Pemilu 2029. “Saya minta dukungannya supaya terus solid untuk bisa memenangkan Pemilu yang ada di 2029 nanti,” terang Kaesang.

Kaesang menambahkan bahwa pesannya tersebut disampaikan bukan semata sebagai Ketua Umum PSI, melainkan juga sebagai bakal calon legislatif RI untuk Dapil V Jawa Tengah.