— Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi meluncurkan Pusat Layanan Terpadu di kantornya yang berlokasi di Jakarta Pusat. Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan bahwa seluruh aduan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui sistem terintegrasi.

Peresmian Pusat Pelayanan Terpadu dan Media Center BGN ini dilakukan pada Rabu (29/7/2026). Sudaryono menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan standar layanan yang jelas bagi BGN.

“Jadi pusat pelayanan terpadu itu adalah tempat curhatnya orang, tempat mengadu orang. Di situ ada call center-nya. Di call center ada nanti di-update, kemudian keluhannya sampai di mana,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat.

Sudaryono menambahkan bahwa BGN tengah berupaya membenahi saluran aduan masyarakat agar lebih efektif. Ia mengundang masyarakat untuk memanfaatkan berbagai saluran resmi yang telah disediakan, termasuk call center BGN 127, nomor WhatsApp resmi BGN, dan situs web resmi BGN.

“Jadi kami bisa mengetahui hal-hal mana saja yang tidak bisa diselesaikan di level-level tertentu. Jadi ada, saya monitor tiap hari, kemudian keluhan-keluhan itu. Ada memang, ya misalnya ada orang mengenal saya. Kemudian bertanya, ‘Pak, kok ini top up-nya belum? Kami belum bisa masak’ misalnya. Tetap itu juga bagian dari ini saya, kita follow up,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sudaryono berharap agar masyarakat dan mitra BGN tidak lagi berkomunikasi melalui jalur pribadi dengannya. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi fitnah.

“Ada masalahnya dan seterusnya, tapi tidak kemudian saya berikan salurannya dengan saluran yang benar. Jadi maksud saya kepada siapa pun yang mengenal kami, boleh gitu, WA kami boleh, tapi kalau bisa tuh jangan WA langsung lah gitu, menghindari fitnah-fitnah ini, ya. Lebih baik tetap pakai jalur yang baik,” pungkasnya.