Jurnal Indonesia — JAKARTA – Dalam rangka memperingati dua dekade eksistensinya, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menyelenggarakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan bagi para lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Jakarta Selatan. Bantuan yang diserahkan mencakup berbagai kebutuhan penunjang kesehatan, kebersihan, serta kebutuhan operasional panti.
Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, menjelaskan bahwa perayaan HUT ke-20 dengan tema ’20 Tahun Untuk Koperasi Indonesia’ bukan hanya sekadar menandai perjalanan institusi dalam memperkuat sektor koperasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas manfaat sosial kepada masyarakat luas.
“Dua puluh tahun adalah perjalanan yang panjang. Bagi LPDB Koperasi, pencapaian tersebut harus disertai dengan kepedulian kepada sesama. Karena itu, kami ingin merayakan HUT ke-20 dengan berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi para lansia yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa ini,” ujar Krisdianto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2026).
Menurut Krisdianto, semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi inti dari nilai koperasi, menjadi landasan bagi LPDB Koperasi dalam menjalankan perannya. Peran tersebut tidak hanya terbatas pada penyaluran pembiayaan dana bergulir, tetapi juga mencakup kegiatan sosial yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia berharap bantuan yang telah disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penghuni panti, sekaligus menjadi wujud perhatian dari seluruh keluarga besar LPDB Koperasi.
“Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kebutuhan yang ada, tetapi kami berharap dapat memberikan kenyamanan, kebahagiaan, dan menunjukkan bahwa para lansia tidak sendiri. Mereka tetap menjadi bagian dari perhatian kita bersama,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, LPDB Koperasi menyerahkan bantuan sosial yang meliputi alat kebersihan, obat-obatan, alat kesehatan, perlengkapan perawatan lansia, kebutuhan operasional panti, serta 360 paket makanan (box meal) dan 360 paket snack bingkisan.
Krisdianto menambahkan bahwa kegiatan sosial dan amal ini merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT LPDB Koperasi ke-20 yang mengusung tagline #MelangkahLebihMaju. Langkah maju yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kinerja lembaga, tetapi juga peningkatan kontribusi sosial kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan semangat bahwa kemajuan sebuah lembaga harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Nilai koperasi bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang solidaritas, kebersamaan, dan kebermanfaatan,” tegasnya.
Ia juga merinci bahwa seluruh bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan panti, mencakup aspek kesehatan, kebersihan, hingga konsumsi bagi para penghuni dan petugas panti.
Kegiatan ini turut menjadi ajang silaturahmi antara insan LPDB Koperasi dengan para penghuni panti, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan yang mewarnai momen penyerahan bantuan, serta diisi dengan interaksi langsung bersama para lansia.
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Pembinaan Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia 3, Duriah Tulaliah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian LPDB Koperasi terhadap para lansia.
“Kami mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian LPDB Koperasi terhadap para lansia, bantuan sosial ini sangat bermanfaat bagi mereka para lansia, kami sebagai pengurus tentunya menyambut baik ketika diinformasikan bahwa akan ada kegiatan bantuan sosial ini,” ujar Duriah Tulaliah.
Duriah juga mengungkapkan harapan agar LPDB Koperasi semakin sukses dalam memberikan pelayanan dan manfaat kepada masyarakat di masa mendatang, serta terus meningkatkan kinerjanya dalam mendukung perekonomian nasional melalui sektor koperasi.
Bagi LPDB Koperasi, peringatan dua dekade ini menjadi penegasan komitmen bahwa keberadaan lembaga pembiayaan koperasi harus membawa dampak sosial yang nyata, sejalan dengan semangat ’20 Tahun Untuk Koperasi Indonesia’ dan komitmen untuk terus #MelangkahLebihMaju.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.