Jurnal Indonesia — PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan segera memperbaiki pagar yang berlubang di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Langkah ini diambil menyusul viralnya kondisi pagar tersebut di media sosial.
Manajer Humas KAI Daop 1, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Jakarta Timur untuk melakukan perbaikan. “KAI akan berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk perbaikan pagar yang bolong tersebut,” ujar Franoto pada Jumat (11/9/2026).
Selain itu, Franoto juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kondisi pagar dan tidak mencoba menerobos melalui lubang yang ada. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut menjaga keberadaan pagar tersebut dengan baik, serta tidak menerobos melalui pagar yang bolong,” jelasnya.
Demi keselamatan bersama, KAI meminta warga untuk memanfaatkan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang telah disediakan di Jalan Bekasi Barat. JPO ini dapat digunakan untuk menyeberang dari Stasiun Jatinegara menuju Pasar Jatibening. “Demi keselamatan bersama masyarakat dan (agar) pelanggan KAI menggunakan JPO yang telah tersedia,” pungkas Franoto.
Sebelumnya, pagar berlubang di Stasiun Jatinegara menjadi sorotan karena sering digunakan warga sebagai jalan pintas, meskipun JPO Stasiun Jatinegara berada tidak jauh dari lokasi tersebut.
Pantauan pada Jumat (11/9/2026) siang di Jalan Bekasi Barat, lubang pada pagar tersebut, yang cukup untuk dilalui satu orang, kini telah ditutupi spanduk. Namun, aktivitas warga yang melewati area tersebut masih terlihat.
Pagar yang berlubang tersebut berjarak kurang dari 50 meter dari JPO. JPO tersebut tidak hanya berfungsi sebagai jalur penyeberangan, tetapi juga sebagai penghubung antara Stasiun KA Jatinegara dengan Halte Transjakarta Stasiun Jatinegara.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.