Jurnal Indonesia — JAKARTA – Seorang pengemudi ojek mengalami luka tembak saat berusaha menghadang pelaku pencurian kendaraan bermotor di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya dilaporkan telah berhasil menangkap pelaku tersebut.
Kapolsek Matraman Kompol Suripno mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Infonya demikian (sudah ditangkap). (Ditangkap) Jatanras Polda Metro Jaya,” ujar Kompol Suripno saat dihubungi, Sabtu (25/7/2026).
Peristiwa penembakan oleh komplotan maling motor ini terjadi di kawasan Pasar Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur. Aksi dua orang terduga pelaku tersebut diketahui oleh seorang saksi mata, Evi (57).
Menurut Evi, saat itu korban sedang menunggu penumpang yang tengah membeli obat. Situasi di Jalan Palmeriam, Matraman, dilaporkan cukup ramai. “Jadi (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, ‘dor’ tembakan tuh. Saya langsung bilang, lah, ditembak, ditembak,” kata Evi.
Evi mengaku mendengar teriakan ‘maling’ dari arah Pasar Palmeriam sebelum insiden penembakan terjadi. Ia juga menyaksikan lebih dari sepuluh warga berupaya mengejar kedua terduga pelaku.
Korban sempat terbaring di lokasi kejadian akibat luka tembak di bagian paha yang menyebabkan pendarahan hebat. “Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, ‘berdarah itu, darah, darah, darah’ saya gitu, langsung, jatuh itu orang (tidak mati), langsung dibawa puskesmas dulu, tapi tidak diterima, dibawa ke rumah sakit,” jelas Evi.
Evi menambahkan, pelaku melepaskan tembakan ke arah korban saat mengendarai sepeda motor, kemudian melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya. Wajah pelaku tidak terlihat jelas karena tertutup masker.
Sementara itu, pemilik motor yang menjadi sasaran pencurian, Ilham (28), menceritakan bahwa peristiwa penembakan itu bermula ketika warga mengejar dua terduga pelaku yang melarikan diri setelah mencoba mencuri motor RX King dari sebuah kos di dekat lokasi kejadian. Pencurian tersebut diketahui oleh Ilham.
Ilham sedang memasak ketika mendengar suara dari luar kamar dan mengira ada kurir paket yang datang. “Selang sekitar lima menit apa 10 menit, saya pantau itu, langsung saya gedor pintu. Makanya, bunyi kayak suara tembakan itu (di CCTV),” ungkap Ilham.
Kedua pelaku dilaporkan gagal membawa kabur motor tersebut dan akhirnya melarikan diri.
Ikuti Jurnal Indonesia
