— Pemerintah menargetkan sistem digitalisasi bantuan sosial (bansos) dapat diluncurkan pada Oktober 2026 dengan target penyelesaian sekitar 80% proses digitalisasi. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat proses digitalisasi perlindungan sosial demi penyaluran bansos yang lebih tepat sasaran.

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan target tersebut setelah rapat koordinasi mengenai digitalisasi bansos bersama sejumlah pemangku kepentingan pada Kamis (10/9/2026). “Kemarin Presiden memberikan arahan untuk mempercepat prosesnya. Kami tadi sudah rancang pada bulan Oktober, minggu ketiga akan bisa roll out,” ungkap Luhut di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Luhut mengakui adanya tantangan dalam proses digitalisasi, terutama terkait persoalan data dan pembagian desil penerima bansos. Namun, ia meyakini persoalan tersebut dapat terus dibenahi melalui koordinasi dan pelaksanaan yang bertahap. Digitalisasi bansos diharapkan dapat mengurangi inclusion error, yaitu kondisi ketika masyarakat yang tidak berhak justru menerima bantuan, serta exclusion error, ketika masyarakat yang berhak menerima bantuan justru tidak mendapatkannya.

Pemerintah menyiapkan perubahan mekanisme penyaluran bansos, di mana bantuan nantinya akan diarahkan untuk diberikan secara langsung kepada masyarakat melalui rekening bank, bukan lagi dalam bentuk subsidi terhadap produk. Selain itu, pemerintah juga mengkaji mekanisme penggunaan bantuan agar dana tersebut tidak disalahgunakan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penggunaan kupon dengan pembatasan untuk kebutuhan tertentu, seperti pembayaran listrik, pembelian beras, dan bahan bakar.

Program digitalisasi bansos sebelumnya telah melalui tahap uji coba di Banyuwangi, Jawa Timur. Selanjutnya, pemerintah memperluas tahap piloting hingga sekitar 215 kabupaten sebagai bagian dari persiapan implementasi secara lebih luas. “Dan ini saya kira satu langkah terobosan luar biasa dari Presiden, lakukan ini sudah setahun mempersiapkan ini,” pungkasnya.