Jurnal Indonesia — Jakarta – Jalan Raden Inten Raya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, mengalami kerusakan parah akibat amblas setelah dilintasi oleh sebuah truk yang mengangkut pasir. Menanggapi insiden tersebut, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyatakan bahwa pemilik truk telah menyatakan kesanggupannya untuk menanggung seluruh biaya perbaikan.
Kapala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengonfirmasi kesediaan pemilik truk untuk bertanggung jawab. “Terkait perbaikan, pihak pemilik truk telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kerusakan tersebut dan diupayakan perbaikannya dapat dilakukan dalam waktu dekat,” ujar Dinarwenny saat dihubungi pada Selasa (8/9/2026).
Peristiwa amblasnya jalan ini terjadi pada Rabu, 2 September 2026. Dinarwenny membenarkan bahwa kerusakan tersebut terjadi tepat di atas area crossing saluran air. “Benar, pada Rabu, 2 September 2026, terjadi kerusakan (amblas/jebol) pada crossing saluran air yang berada di Jalan Raden Intan Raya, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Berdasarkan informasi yang kami terima, kerusakan tersebut terjadi setelah truk bermuatan besar berhenti di atas crossing saluran air,” jelasnya.
Truk yang terlibat dalam insiden tersebut berhasil dievakuasi pada Kamis malam, 3 September 2026. Setelah evakuasi selesai, petugas dari Dinas Bina Marga segera melakukan pengamanan di lokasi kejadian dengan memasang garis kuning pembatas dan sejumlah road barrier untuk mencegah akses lebih lanjut demi keselamatan pengguna jalan. Pengamanan ini kemudian diperkuat kembali pada hari Senin, 7 September 2026, oleh Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Duren Sawit.
Lebih lanjut, Dinarwenny menjelaskan bahwa pihak Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur tengah berkoordinasi intensif dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan penanganan konstruksi crossing saluran air dilakukan dengan metode yang tepat secara teknis. “Karena kerusakan berada pada konstruksi crossing saluran air, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur selanjutnya melakukan koordinasi dengan Suku Dinas SDA Kota Administrasi Jakarta Timur untuk memastikan penanganan aspek teknis konstruksi crossing tersebut dapat dilakukan secara tepat,” ungkapnya.
Pantauan di lokasi pada Selasa (8/9/2026) siang, ruas jalan yang amblas berada di Jalan Raden Inten Raya, tidak jauh dari Kali Buaran dan Halte Transjakarta Simpang Buaran. Area yang mengalami kerusakan diperkirakan mencapai 4,5 meter, menyisakan sekitar 1,5 meter jalan yang masih bisa dilalui. Akibatnya, kendaraan roda empat tidak dapat melintas di area tersebut. Sejumlah mobil yang datang dari arah Jalan Perumnas Raya menuju Jalan I Gusti Ngurah Rai terpaksa memutar balik.
Kondisi jalan yang amblas terlihat cukup dalam. Selain dipasangi garis polisi, area yang rusak juga ditutup dengan road barrier dan spanduk pengumuman. Spanduk tersebut bertuliskan, “Hati-hati jalan amblas. Mohon maaf jalan ditutup sementara,” sebagai peringatan bagi pengguna jalan.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.