Jurnal Indonesia — Jakarta – Panitia DPD RI Awards 2026 memutuskan untuk memperpanjang batas akhir pendaftaran hingga Minggu, 23 Agustus 2026. Keputusan ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat guna mengusulkan para penggerak dan tokoh inspiratif di daerah masing-masing.
Masyarakat yang ingin mendaftarkan diri atau mengusulkan kandidat dapat mengisi formulir yang tersedia di laman resmi DPD RI melalui tautan https://awards.dpd.go.id. Pendaftaran akan ditutup tepat pada pukul 23.59 WIB di hari terakhir.
Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menyatakan bahwa perpanjangan masa pendaftaran ini merupakan respons terhadap tingginya antusiasme dan aspirasi yang diterima dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak warga yang baru mengetahui informasi mengenai ajang penghargaan ini dan masih dalam proses mempersiapkan dokumen pendaftaran.
“Kami melihat antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam DPD RI Awards 2026 ini luar biasa tinggi. Kami menerima banyak masukan bahwa masih banyak warga di daerah yang baru mengetahui informasi ajang ini dan sedang berpacu merapikan dokumen serta berkas pendaftarannya,” ujar Sultan pada Jumat (21/8/2026).
Sultan menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang adil bagi semua tokoh daerah. “DPD RI adalah rumah bagi daerah. Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya agar tak ada satu pun penggerak perubahan di pelosok negeri yang kehilangan kesempatan untuk diresmikan kiprahnya. Karena itu, pendaftaran resmi kami perpanjang hingga 23 Agustus agar seluruh dokumen pendukung dapat disiapkan secara optimal,” tambahnya.
Tingginya minat publik terhadap penghargaan ini tercermin dari jumlah usulan yang masuk. Hingga Jumat pagi, tercatat total 916 usulan telah diterima, meningkat signifikan dibandingkan DPD RI Awards 2025 yang memperoleh 668 usulan.
DPD RI Awards tahun ini akan memberikan penghargaan dalam empat bidang utama, ditambah satu kategori penghargaan khusus:
- Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah: Diberikan kepada individu yang berdedikasi mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.
- Inovator Teknologi Kesehatan: Diberikan kepada individu, profesional, atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, seperti penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan.
- Penggerak Desa Mandiri Pangan: Ditujukan kepada tokoh yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan.
- Pelestari Budaya Daerah: Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta aktif mempromosikannya di tingkat nasional maupun internasional.
- Special Recognition Awards: Apresiasi khusus bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerah.
Sultan Bachtiar Najamudin menjelaskan bahwa DPD Awards diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan bagi figur-figur inspiratif daerah yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia. Penghargaan ini menegaskan bahwa kekuatan pembangunan bangsa bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh penjuru negeri, bukan hanya di pusat pemerintahan.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.