Jurnal Indonesia — Suasana hangat dan akrab mewarnai ajang Kopdar Kebangsaan ‘Jaga Jakarta’. Acara ini mempertemukan ratusan pengemudi ojek online (ojol) di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Melalui berbagai aktivitas, para mitra ojol menegaskan kembali komitmen mereka untuk bersatu menjaga stabilitas dan keamanan ibu kota.
Ratusan pengemudi ojek online menunjukkan kekompakan dan kemeriahan yang luar biasa saat menghadiri acara yang digelar di Polda Metro Jaya pada Sabtu (22/8/2026) pagi. Momen kebersamaan ini dimanfaatkan oleh para pengemudi dan pihak kepolisian untuk mempererat kemitraan demi menciptakan kenyamanan serta keamanan bersama di jalan raya.
Peserta mengikuti beragam kegiatan, mulai dari pawai sepeda motor hias hingga perlombaan antarkomunitas. Selain itu, para peserta juga mendapatkan fasilitas pemeriksaan kendaraan gratis dan layanan kesehatan.
Salah satu peserta, Supriyanto, seorang pengemudi ojol asal Jakarta Utara, mengungkapkan rasa senangnya dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Kopdar Kebangsaan menjadi ruang yang penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun kedekatan antara komunitas ojol dan kepolisian.
“Saya Supriyanto dari Jakarta Utara. Saya berterima kasih karena dapat ikut serta dalam kegiatan yang digelar Polda Metro Jaya,” ujar Supriyanto. Ia menambahkan bahwa dirinya mengikuti pawai sepeda motor hias dan lomba tarik tambang. Meskipun belum berhasil meraih kemenangan, ia tetap menikmati suasana dan kekompakan yang terbangun di antara peserta.
“Meskipun kalah, kami tetap semangat dan mendukung Polri. Ojol Kamtibmas, Jaga Jakarta. Bravo!” kata Supriyanto.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono, yang mewakili Kapolda Metro Jaya, menyampaikan dalam sambutannya bahwa keberadaan komunitas ojol memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Jakarta. Para pengemudi ojol yang setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban dan kepedulian di lingkungan sekitar.
“Komunitas ojek online bukan hanya bagian dari mobilitas Kota Jakarta, tetapi juga dapat menjadi pelopor keselamatan, ketertiban, serta keteladanan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” ujar Dekananto. Ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta. Oleh karena itu, sinergi dengan komunitas ojol perlu terus dibangun melalui komunikasi, edukasi, dan kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Kebersamaan merupakan kekuatan besar. Bukan semata-mata karena jumlah anggota atau besarnya komunitas, tetapi karena adanya solidaritas dan kepedulian yang dibangun bersama,” imbuhnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.