Jurnal Indonesia — JAKARTA, Indonesia – Sebuah kafe di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, berhasil menciptakan daya tarik yang membuat pengunjungnya ingin kembali lagi. Berbeda dari tempat makan biasa, kafe ini dirancang sebagai ruang yang terintegrasi dalam rutinitas harian pengunjung dan menjadi wadah untuk membangun komunitas.
Pendiri Sinilagi, Nadia Aliany dan Ronny, menjelaskan bahwa kafe ini bukan hanya tempat untuk makan, tetapi sebuah destinasi yang selalu ingin disinggahi. “Kafe ini menjadi tempat yang tidak sekadar dikunjungi, tapi tempat yang selalu ingin disinggahi kembali,” ujar Nadia.
Dengan konsep ‘neighborhood’ atau lingkungan tetangga, Senopati dipilih sebagai lokasi strategis untuk membangun keakraban. “Senopati adalah neighborhood di Jakarta yang dinamis, dan kami ingin menjadi bagian dari kehidupan di sini, bukan sekadar spot baru yang hanya viral sesaat,” tambah Nadia.
Mengusung tagline “A Neighborhood in the Making,” Sinilagi Senopati memang bertujuan lebih dari sekadar tempat bersantap. Kafe ini dirancang untuk menjadi bagian dari rutinitas harian pengunjung dan sarana membangun komunitas.
Konsep ini diaplikasikan melalui desain interior yang terinspirasi dari kafe-kafe di Copenhagen dan Los Angeles. Perpaduan ruang dalam yang hangat dengan pencahayaan alami dan area luar yang nyaman menciptakan atmosfer yang akrab namun tetap segar. Suasana ini ideal untuk berbagai aktivitas, mulai dari sarapan sebelum beraktivitas, sesi kerja santai di siang hari, hingga waktu berkualitas bersama keluarga dan teman di sore hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan kafe ini selalu ramai, terutama pada akhir pekan atau saat ada acara komunitas seperti event lari. “Apalagi kalau hari Sabtu dan Minggu, atau ada event lari, kafe ini sangat ramai,” ungkap Nadia.
Menu Andalan yang Menggugah Selera
Sinilagi menawarkan beragam menu Asian modern, mulai dari Bebek Bali hingga mie Vietnam Pho. Pilihan kopi dan minuman smoothie-nya juga menjadi favorit pengunjung.
Menu khas yang wajib dicoba meliputi bolo bun dan salt bread, yang telah memiliki basis penggemar setia. Es krim di kafe ini juga mendapat pujian.
Keunikan lain yang ditawarkan adalah Salt Bread Ice Cream Sandwich Pop-Up Bar yang hadir untuk waktu terbatas. Inisiatif ini menggabungkan dua menu favorit menjadi satu kreasi unik. “Ini jadi cara Sinilagi mengajak pengunjung untuk datang, mencoba, dan kembali ke sini lagi,” kata Nadia.
Ikuti Jurnal Indonesia
