Jurnal Indonesia — Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom Group berhasil meraih penghargaan Lestari Award 2026 dalam kategori Talent Management. Penghargaan ini diberikan atas inisiatif program People Development Plan yang bertema ‘Building Future-Ready Digital Leaders Across TelkomGroup’.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, secara langsung menyerahkan penghargaan tersebut. Apresiasi ini diberikan sebagai pengakuan atas upaya Telkom dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi dan komprehensif.
People Development Plan merupakan strategi pengembangan talenta yang dirancang TelkomGroup untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia. Program ini bertujuan agar karyawan siap menghadapi dinamika industri digital yang terus berkembang. Ekosistem pembelajaran yang terstruktur ini disusun berdasarkan kebutuhan bisnis dan mencakup berbagai aspek. Aspek tersebut meliputi pengembangan kompetensi, program coaching dan mentoring, pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), riset dan inovasi, pemanfaatan platform pembelajaran digital, serta asesmen untuk memastikan kesiapan talenta.
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menyatakan bahwa pembangunan organisasi yang siap menghadapi masa depan dimulai dari memastikan setiap insan TelkomGroup memiliki ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil peran dalam menciptakan dampak positif bagi bisnis. “Itulah arah yang kami wujudkan melalui People Development Plan,” ujar Willy dalam keterangannya pada Selasa (28/7/2026).
Pengembangan People Development Plan (PDP) ini merupakan hasil kolaborasi antara unit Talent Management Policy dengan Telkom Corporate University Center (TCUC) serta Assessment Corporate University (ACI). Program ini berfokus pada domain bisnis strategis TelkomGroup, mulai dari layanan Business to Consumer (B2C), Business to Business (B2B), infrastruktur digital, hingga penguatan kapabilitas kepemimpinan. Pendekatan ini memastikan setiap talenta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis saat ini sekaligus siap mendukung transformasi perusahaan di masa depan.
SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi TelkomGroup dalam menjadikan pengembangan talenta sebagai salah satu fondasi keberlanjutan perusahaan. “Keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi maupun pengelolaan lingkungan, tetapi juga melalui investasi pada manusia. Ekosistem pengembangan talenta menjadi fondasi bagi Telkom dalam menyiapkan karyawan yang adaptif, memiliki kompetensi masa depan, serta mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi perusahaan,” jelas Reza.
Ia melanjutkan, penghargaan ini semakin memotivasi Telkom untuk terus memperkuat budaya belajar dan kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan industri digital. Pencapaian ini juga memperkuat implementasi pilar Empower Our People dalam inisiatif GoZero% Sustainable Action by Telkom Indonesia. Bagi Telkom, pengembangan talenta merupakan investasi strategis untuk memperkuat daya saing sekaligus mendukung transformasi perusahaan yang berkelanjutan.
Berkat pencapaian ini, Telkom berhak melaju ke kompetisi tingkat regional bersama para pemenang dari kategori lainnya. Ke depannya, Telkom akan terus berupaya memperkuat kapabilitas sumber daya manusia sebagai penggerak utama inovasi dan transformasi, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi perusahaan, pelanggan, dan masyarakat.
Lestari Award merupakan ajang apresiasi terhadap implementasi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang inovatif dan berdampak. Penghargaan ini juga mendorong kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pada tahun ini, penghargaan mencakup 14 kategori yang dinilai oleh 12 juri independen dari berbagai unsur.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.