— BEKASI – Seorang perempuan di kawasan Pekayon, Bekasi Selatan, diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dugaan ini muncul setelah rekaman dirinya berteriak meminta tolong dari balkon apartemennya viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, wanita berkerudung abu-abu itu tampak berdiri di balkon apartemen sambil membentengi diri dengan keranjang pakaian berwarna pink. Terdengar suara pria memaki dari balik pintu apartemen, sementara benda-benda dilemparkan ke arah wanita tersebut. Ia berupaya menangkis lemparan dan pukulan kayu sambil terus berteriak minta pertolongan.

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin membenarkan adanya dugaan KDRT tersebut. Ia menyatakan bahwa petugas kepolisian dari Polsek Bekasi Selatan telah mendatangi lokasi kejadian pada Jumat (23/7) dini hari, sehari setelah peristiwa yang terekam terjadi. Petugas berupaya menolong dan mengamankan korban.

“Betul (dugaan KDRT). Kemarin pagi sudah cek TKP sama anggota,” jelas Suparmin saat dihubungi, Sabtu (24/7). Ia menambahkan bahwa korban telah diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Bekasi Kota.

Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan melalui nomor darurat 110. Anggota Polsek Bekasi Selatan segera meluncur ke lokasi untuk menyelamatkan korban. “Iya, kita amankan setelah ada laporan ke 110,” kata Suparmin.

Suparmin menjelaskan bahwa karena kasus ini menyangkut kekerasan terhadap perempuan dan pelakunya diduga adalah suami korban, pihaknya langsung membawa korban ke Polres Metro Bekasi Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut di Unit PPA. Suami terduga pelaku juga berada di apartemen saat petugas datang.

Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Kasat PPA-PPO) Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rosdiana Sirait, mengonfirmasi bahwa korban telah membuat laporan polisi. Korban diketahui merupakan istri siri dari terduga pelaku penganiayaan.

“Perkara penganiayaan, korban istri siri,” jelas Rosdiana. Ia menambahkan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mendalami lebih rinci mengenai pemicu terjadinya peristiwa KDRT tersebut.