— JAKARTA – Tiga gunung api di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi pada Jumat (11/9/2026) pagi. Ketiga gunung tersebut adalah Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ibu di Maluku Utara, dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur. Erupsi yang terjadi tercatat memiliki durasi antara 41 detik hingga 187 detik.

Menurut data dari situs Magma, Badan Geologi, aktivitas erupsi ketiga gunung ini terjadi pada waktu yang berbeda-beda sepanjang dini hari dan pagi.

Gunung Ibu

Gunung Ibu tercatat mengalami dua kali erupsi pada pagi hari, tepatnya pukul 08.56 WIT dan 08.58 WIT. Erupsi pertama terekam dengan amplitudo maksimum 18 mm dan durasi 41 detik. Erupsi kedua tercatat memiliki amplitudo maksimum 28 mm dengan durasi 45 detik. Visual letusan pada kedua kejadian ini tidak teramati.

Sebelumnya, pada tengah malam sekitar pukul 00.49 WIT, Gunung Ibu juga telah mengalami erupsi. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 400 meter di atas puncak atau 1.725 meter di atas permukaan laut. Amplitudo maksimum erupsi ini mencapai 28 mm dengan durasi 48 detik, dan kolom abu teramati berwarna kelabu mengarah ke barat laut.

Gunung Semeru

Sementara itu, Gunung Semeru juga menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Erupsi tercatat terjadi pada dini hari pukul 00.26 WIB. Pagi harinya, gunung api tertinggi di Jawa Timur ini kembali meletus sebanyak tiga kali, yaitu pada pukul 04.27 WIB, 05.05 WIB, dan 06.16 WIB.

Visual letusan pada erupsi pertama dan kedua tidak teramati. Pada erupsi ketiga yang terjadi pukul 06.16 WIB, visual letusan juga tidak terlihat. Namun, aktivitas ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 23 mm dan durasi terpanjang mencapai 187 detik.

Gunung Ili Lewotolok

Informasi mengenai detail erupsi Gunung Ili Lewotolok pada pagi hari tidak dirinci lebih lanjut dalam laporan, namun gunung api di NTT ini juga termasuk dalam daftar yang mengalami erupsi.