— Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden penembakan yang menewaskan tiga pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga menjadi pelaku dalam peristiwa ini, dengan perkiraan jumlah delapan orang.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP, ditemukan tiga selongsong peluru. “Kita temukan tiga selongsong (peluru), di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” ujarnya.

Olah TKP yang dilakukan pada Kamis (10/9) juga menemukan jejak darah di lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga telah memeriksa saksi korban yang selamat di Polres Jayawijaya untuk menggali informasi mengenai ciri-ciri terduga pelaku.

“Berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan tersebut berjumlah sekitar delapan orang. Tentunya kita kejar, insyaallah kita dapat karena identitas pelaku sudah kita kantongi,” tutur Yusuf.

Peristiwa penembakan tragis ini terjadi di Kampung Muliama, Distrik Muliama, pada Rabu (9/9) sekitar pukul 15.53 WIT. Ketiga korban yang berinisial AR (49), AAM (35), dan WB (24) tertembak saat rombongan Dinas Pertanian Jayawijaya sedang meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.