Jurnal Indonesia — BOGOR – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat, akan kembali membuka sebagian layanannya besok, Rabu (9/9/2026), setelah dilanda kebakaran hebat. Keputusan ini diambil untuk memastikan kelangsungan pengelolaan sampah bagi Kabupaten dan Kota Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh terhenti. “Besok kami pun tadi sudah menyepakati pengelolaan sampah harus terus berjalan,” ujar Rudy pada Selasa (8/9/2026).
TPA Galuga melayani pembuangan sampah dari dua wilayah administratif, yaitu Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Mulai besok, kedua wilayah tersebut dapat kembali membuang sampah mereka di TPA Galuga. “Maka ada beberapa titik lokasi yang mana sampah yang bersumber dari Pemerintah Kota Bogor maupun Pemerintah Kabupaten Bogor dapat mulai dibuang di tempat pengelolaan sampah Galuga,” jelasnya.
Rudy menambahkan, telah disepakati adanya sistem saling bantu antara kedua wilayah dalam pengelolaan sampah. Hal ini penting mengingat masih adanya titik api yang terpantau hingga malam hari. “Tadi kami menyepakati bahwa kalaupun tidak bisa membuang di wilayah Kota Bogor, bisa membuang di wilayah Kabupaten Bogor. Sama halnya Kabupaten Bogor pada saat tidak dapat digunakan bisa membuang di Kota Bogor, sehingga kita berkomitmen bersama-sama pelayanan terhadap masyarakat jangan sampai terganggu,” bebernya.
Lebih lanjut, Rudy merinci bahwa luas lahan yang terbakar di TPA Galuga diperkirakan mencapai lima hektare. Pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan inventarisasi lebih lanjut. “Luasan lahan yang terbakar kalau kami menginventarisir berdasarkan lahan yang kemarin terbakar awal yang berada di luar TPA Galuga kurang lebih lima hektare. Nanti di wilayah utara dari Pemerintah Kota Bogor hari ini kita terbangkan drone kembali untuk menghitung berapa luasan yang masuk dalam TPA wilayah Kota Bogor,” sebutnya.
Untuk area pembuangan sampah yang dikelola oleh Kabupaten Bogor, proses pendinginan sedang dilakukan karena lokasinya berbatasan langsung dengan lahan warga. “Dan wilayah Kabupaten Bogor sendiri kita sedang melakukan pendinginan yang berbatasan dengan lahan milik masyarakat. Dan kebetulan yang terbakar beberapa titik lokasi adalah lahan milik masyarakat, sehingga kami tuntaskan malam hari ini,” imbuhnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.