Jurnal Indonesia — BANYUMAS – Sebanyak 10 orang diperiksa oleh pihak kepolisian terkait insiden ambruknya tribune VIP pada gelaran Speed Fest #2, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 Tahun 2026. Acara tersebut diselenggarakan di kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Pihak-pihak yang menjalani pemeriksaan mencakup panitia penyelenggara hingga petugas keamanan acara.
Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi, menjelaskan bahwa 10 orang yang diperiksa adalah saksi yang mengetahui langsung pelaksanaan kegiatan serta memiliki tanggung jawab terhadap pengamanan dan fasilitas tribune. “Sampai tadi malam itu sekitar 10 atau lebih saksi. Seluruhnya adalah penyelenggara kegiatan dan pengamanan. Ada steward, kru tribune yang bertanggung jawab terhadap tribune itu, event organizer, penanggung jawab kegiatan, hingga pemimpin jalannya pertandingan,” ujar Petrus kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).
Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengumpulkan data korban. Sejumlah korban diketahui tengah menjalani perawatan di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit di wilayah Sokaraja, RS Elisabeth Purwokerto, dan beberapa rumah sakit lainnya. “Saya mendengar dan kemarin kami juga melakukan pengecekan, ada yang sampai mengalami fraktur atau patah tulang,” tambah Petrus.
Petrus menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan guna mengungkap penyebab pasti ambruknya tribun VIP yang terjadi pada momen penutupan Kejurnas Drift tersebut.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.